25 Juli 2009

10 orang gila..

Mereka dikenal karena otaknya genius, temuannya yang berpengaruh pada dunia. Selain itu mereka juga populer karena nyentrik, agak gila, dan penuh kontroversi. Siapa sajakah mereka? Berikut 10 ilmuwan paling gila menurut LiveScience.com
1. Albert Einstein
Parodi kartun dan komik tentang Einstein banyak dibuat hingga masa kini. Mulai dari rambutnya yang amburadul atau ekspresi wajahnya yang dibuat “melet” atau teorinya sekalipun. Tak bisa dibantah penemu teori relativitas ini sudah jadi selebriti dunia sains. Namanya bahkan identik dengan kata genius dan gila itu sendiri.
2. Leonardo da Vinci
Menyusul popularitas Einstein adalah Leonardo da Vinci. Novel Da Vinci Code, tokoh komik, isu bahwa ia gay adalah bukti bahwa seniman dan ilmuwan Italia ini memang sangat terkenal. Ia juga diketahui sangat nyentrik. Peninggalannya berupa tumpukan buku sketsa, aneka aplikasi teknologi, mesin, tetap abadi sepanjang masa.
3. Nikola Tesla
Kalau yang ini, namanya sempat dikenal sebagai sebuah kelompok musik rock. Sebenarnya sesuai, sebab penemu radio nirkabel dan generator AC inilah yang memulai era elektrik di akhir abad ke-19 dan awal abad 20. Tesla dianggap gila sebab berani mendemonstrasikan bagaimana ia memakai tubuhnya sebagai konduktor listrik.
4. James Lovelock
Dikenal sebagai ilmuwan berwawasan lingkungan dan penemu hipotesa Gaia. Konsep perubahan iklim yang kini diributkan banyak orang sudah diusungnya sejak beberapa dekade silam. Lelaki kelahiran 1919 ini pernah memprediksikan bahwa tahun 2100 akan terjadi kematian massal terhadap 80 persen umat manusia. Wow! Akan terbukti jugakah?
5. Jack Parsons
Jack Parsons dikenal sebagai salah satu pendiri Jet Propulsion Laboratory. Tapi sesungguhnya ia juga sibuk berlatih sulap dan menyebut dirinya Antikris. Ia tidak pernah mengenyam pendidikan formal tapi mampu mengembangkan bahan bakar roket dan sukses mengantarkan Amerika Serikat ke angkasa pada Perang Dunia II. Tragisnya, Parsons menembak dirinya sendiri sampai mati di laboratoriumnya tahun 1952.
6. Richard Feynman
Ia adalah bagian dari tim genius pengembang bom atom. Feynman menjadi salah satu ilmuwan terpenting di akhir abad ke-20. Selain dikenal sebagai profesor, ia juga suka mengeksplorasi musik, alam dan mempelajari hiroglif suku Maya.
7. Freeman Dyson
Tahun 1960, Dyson menelurkan ide bahwa di masa depan manusia harus mendesain cangkang buatan yang dinamakan Dyson Sphere. Cangkang ini akan mengelilingi sistem tata surya dan menggunakan energi matahari secara maksimum. Saat itu ia dianggap sebagai pemimpi fiksi ilmiah. Ia juga yakin adanya kehidupan di planet lain. Menurutnya manusia akan berinteraksi dengan mahluk angkasa luar dalam beberapa dekade mendatang.
8. Robert Oppenheimer
Dijuluki sebagai bapak bom atom, lelaki kelahiran 1904 ini juga memiliki pandangan politik sosialis. Ia punya ketertarikan khusus pada kultur Hindu dan bahasa Sansekerta dan Belanda. Oppie, begitu pangilan akrabnya, senang mengutip kitab Bhagavad Gita.
9. Wernher von Braun
Di usia 12 tahun, Braun meledakkan gudang mainannya dengan kembang api. Dari situlah muncul ide mengembangkan roket. Akhirnya ia ditunjuk sebagai pempimpin program roket oleh Hitler. Ternyata ia juga meminati eksplorasi bulan dan antariksa. Di sela waktu luangnya Braun juga senang membaca filsafat dan sesekali bermain scuba diving.
10. Johann Konrad Dippel
Lahir dan besar di kastil Frankenstein, Jerman, Dippel dikenal sebagai penemu bahan kimia sintetis bernama Prussian Blue. Ia mengklaim pernah menciptakan cairan hidup abadi. Kabarnya, percobaannya itu terinspirasi oleh karakter yangs esuai dengan nama kastil tempat ia lahir, Franskenstein.
Diterjemahkan secara bebas dari LiveScience.
Foro: allposters.com

16 Juni 2009

Kunci Sukses Wawancara Kerja

Banyak hal telah berubah dalam dunia pencarian kerja. Namun, ada satu yang tetap sama, yakni tentang bagaimana Anda harus menampilkan diri pada saat wawancara. Anda bisa saja mengirimkan lamaran via email, atau direkomendasikan oleh teman yang sudah lebih dulu bekerja di perusahaan yang Anda inginkan. Namun, Anda belum akan di-hire sampai pimpinan perusahaan bertemu langsung dan berbicara dengan Anda. Wawancara. Sejauh ini, itulah momok bagi para pencari kerja.
Dalam proses rekrutmen dan seleksi, wawancara merupakan tahapan yang penting ketika perusahaan dihadapkan pada lebih dari seorang kandidat yang memiliki kriteria dan latar belakang yang kurang-lebih sama. Atau, tahapan ini menjadi demikian menentukan ketika posisi yang lowong membutuhkan calon yang memiliki keterampilan-keterampilan interpersonal dan komunikasi, dengan kualifikasi teknis tertentu.
Chairman dan CEO Robert Half International, perusahaan spesialis penempatan tenaga kerja pertama dan terbesa di dunia, Max Messmer yang menulis buku laris Job Hunting for Dummies menegaskan, kunci sukses wawancara terletak pada kesan pertama yang Anda tinggalkan kepada pihak perusahaan.
Messmer mencontohkan, banyak kandidat yang melakukan "kesalahan" dengan memperlihatkan aksi yang lebih menarik perhatian ketimbang jawaban-jawaban yang diberikannya selama wawancara. "Ada kandidat yang ketika menunggu di lobi sambil makan, ada yang memain-mainkan pupennya selama wawancara dan ada yang mengenakan pakaian dan tas dalam warna dan ukuran yang mencolok," rinci dia.
Menurut Messmer, persiapan mutlak diperlukan jika Anda hendak menjalani wawancara kerja.
1. Cari Tahu
Pastikan Anda memiliki pengetahuan yang memadai tentang calon perusahaan Anda, sejarahnya, industrinya dan sebagainya. Jika memungkinkan, cari tahu juga tentang orang yang akan mewawancarai Anda. Dengan bekal itu, Anda akan memberikan kesan yang lebik baik dalam wawancara nanti.
2. Mantapkan Minat & Tujuan
Sebelum melamar sebuah posisi yang ditawarkan, pastikan terlebih dahulu minat dan tujuan karir Anda. Bersiaplah untuk menjelaskan mengapa Anda menginginkan posisi itu, dan Andalah orang yang cocok.
3. Siapkan pertanyaan
Jadilah partisipan yang aktif selama wawancara dengan mengajukan pertanyaan yang relevan, berdasarkan hasil riset yang telah Anda lakukan.
4. Jangan Lupa Hal-hal Kecil
Perhatikan posisi duduk, membuat kontak mata, tidak berbicara terlalu cepat...kedengarannya sepele, tapi bukankah Anda ingin pewawancara fokus pada apa yang Anda katakan, dan bukan apa yang Anda lakukan?
5. Perhatikan Penampilan
Jangan anggap remeh kekuatan dari penampilan profesional. Ini adalah saat pertama pihak perusahaan melihat Anda, suka atau tidak, apa yang Anda kenakan bisa mempengaruhi proses berikutnya.

14 Juni 2009

Tamparan untuk 3 pertanyaan ...


Ada seorang pemuda yang lama sekolah di luar negeri, kembali ke tanah air. Sesampainya di rumah ia meminta kepada orang tuanya untuk mencari seorang guru agama, kiyai atau siapa saja yang bisa menjawab 3 pertanyaannya. Akhirnya orang tua pemuda itu mendapatkan orang tersebut, seorang kiyai.

Pemuda : Anda siapa Dan apakah bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan saya?
Kiyai : Saya hamba Allah dan dengan izin-Nya saya akan menjawab pertanyaan anda.

Pemuda : Anda yakin? Sedangkan Profesor dan ramai orang yang pintar tidak mampu menjawab pertanyaan saya.
Kiyai : Saya akan mencoba sejauh kemampuan saya.

Pemuda : Saya ada 3 pertanyaan:
1.Kalau memang Tuhan itu ada,tunjukan wujud Tuhan kepada saya
2.Apakah yang dinamakan takdir
3.Kalau syaitan diciptakan dari api kenapa dimasukan ke neraka yang dibuat dari api, tentu tidak menyakitkan buat syaitan.Sebab mereka memiliki unsur yang sama. Apakah Tuhan tidak pernah berfikir sejauh itu?

Tiba-tiba kyai tersebut menampar pipi pemuda tadi dengan keras.

Pemuda : (sambil menahan sakit) Kenapa anda marah kepada saya?
Kiyai : Saya tidak marah...Tamparan itu adalah jawaban
saya atas 3 pertanyaan yang anda ajukan kepada saya.

Pemuda : Saya sungguh-sungguh tidak mengerti.
Kiyai : Bagaimana rasanya tamparan saya?

Pemuda : Tentu saja saya merasakan sakit.
Kiyai : Jadi anda percaya bahwa sakit itu ada?

Pemuda : Ya!
Kiyai : Tunjukan pada saya wujud sakit itu!

Pemuda : Saya tidak bisa.
Kiyai : Itulah jawaban pertanyaan pertama...kita semua merasakan
kewujudan Tuhan tanpa mampu melihat wujudnya.

Kiyai : Apakah tadi malam anda bermimpi akan ditampar oleh saya?
Pemuda : Tidak.

Kiyai : Apakah pernah terfikir oleh anda akan menerima tamparan dari saya hari ini?
Pemuda : Tidak.

Kiyai : Itulah yang dinamakan takdir.

Kiyai : Terbuat dari apa tangan yang saya gunakan untuk menampar anda?
Pemuda : Kulit.

Kiyai : Terbuat dari apa pipi anda?
Pemuda : Kulit.

Kiyai : Bagaimana rasanya tamparan saya?
Pemuda : Sakit.

Kiyai : Walaupun syaitan dijadikan dari api dan neraka juga terbuat dari api, jika Tuhan menghendaki maka neraka akan menjadi tempat yang menyakitkan untuk syaitan.

Semoga kita bisa mengambil hikmah dari cerita ini

13 Juni 2009

Sebungkus Nasi Rames


Siang tadi, Farah bertengkar lagi dengan maminya. Penyebabnya sangat sepele. Mami melarang Farah memakai celana pendek untuk pergi bersama teman-temannya.

”Mami bener-bener gak gaul deh, ” bicaranya agak keras kepada sang ibu. ” Ini sekarang model celana yang lagi trendi, mam. Semua teman-temanku pake celana ini.”

”Enggak, Farah, Mami bilang enggak” sang bundapun tidak kalah keras.

”Kalau kamu pake celana sependek itu di lapangan olah raga atau di rumah, Mami gak keberatan. Tapi, buat jalan-jalan di Mall? Kamu enggak risi nanti semua mata laki-laki akan tertuju ke pahamu? Bukannya kamu sering dengar belakangan ini banyak pelecehan seksual dimana-mana? Kamu mau mengalami hal seperti itu? ”

”Uh, Mami banyak sekali aturan! Bawel! Udah, Farah gak jadi pergi.”

‘’Kalau enggak mau nurut sama mami, sudah pergi kamu, jangan jadi anak mami!” Ibunya sudah benar-benar hilang kesabaran.

‘’Ya udah, Farah pergi!” Sambil berlalu, Farah pergi meninggalkan maminya keluar. Wajahnya benar-benar kesal. Sambil marah Farah berjalan menyusuri jalan kecil. Di dalam hatinya dia tidak berhenti menggerutu dan heran kenapa teman-temannya memiliki ibu yang lebih mengerti daripada ibunya. Sisca-sahabatnya- bebas membeli hot pants kesukaannya, dia punya tiga warna, merah, kuning dan hijau. Waktu teman-temannya menyindir hot pant-nya mirip traffict light Sisca bilang dia harus menyesuaikan dengan warna T-Shirt-nya yang koleksinya memang banyak. ‘’Biar matching dong..’’ katanya. Mamanya Sisca yang cuma ibu rumah tangga biasa, asik-asik aja tuh.. Sama sekali tidak pernah melarang.

Ibunya Rina bahkan membelikan khusus dari Singapura hot-pants yang paling cocok buat anak gadisnya. Sementara Maminya Farah? Jangankan membelikan, mengijinkannya untuk memakai celana pinjaman temannya saja tidak.

Farah benar-benar kecewa. Dia merasa diperlakukan tidak adil. Kakinya terus melangkah sampai tidak disadarinya perutnya keroncongan. Astaga. Dari pulang sekolah tadi, dia memang belum makan siang. Dirogohnya saku jeansnya, dan baru disadarinya bahwa ia sama sekali tidak membawa uang.

Saat menyusuri sebuah jalan, ia melewati sebuah warung tegal dan ia mencium harumnya aroma masakan. Ia ingin sekali memesan sebungkus nasi rames, tetapi ia tidak mempunyai uang.
Pemilik warung melihat Farah berdiri cukup lama di depan warung nya, lalu berkata “Neng, mau pesan nasi rames?”

” Ya, tetapi, saya tidak membawa uang” jawab Farah dengan malu-malu
“Tidak apa-apa, sini masuk, ibu akan mentraktirmu” jawab ibu pemilikwarung tegal.

“Silahkan duduk, aku akan membuatkan nasi rames untukmu”.
Tidak lama kemudian, pemilik warung itu mengantarkan sebungkus nasi rames. Lapar membuat Farah segera melahap nasinya. Tapi baru beberapa suap, air matanya mulai berlinang. “Ada apa neng?”
Tanya si pemilik warung.
“Enggak apa-apa” jawab Farah sambil mengeringkan air matanya.


“Ibu baru saya kenal, tapi ibu sungguh baik hati memberiku sebungkus nasi rames. Tetapi mami, ibuku sendiri, tidak peduli denganku. Setelah bertengkar denganku, mengusirku dari rumah dan mengatakan kepadaku agar jangan kembali lagi ke rumah”

Pemilik warung setelah mendengar perkataan Farah, menarik nafas panjang dan berkata “Neng, mengapa kau berpikir seperti itu? Renungkanlah hal ini, ibu hanya memberimu sebungkus nasi dan kamu begitu terharu. Mami Neng telah memasak lauk, sayur dan nasi untukmu dari kau kecil sampai saat ini, mengapa Neng tidak berterima kasih kepadanya? Neng malah bertengkar dengannya”
Farah, terhenyak mendengar ucapan pemiliki kedai. “Mengapa aku tidak berpikir tentang hal itu? Untuk sebungkus nasi dari orang yang baru kukenal, aku begitu
berterima kasih, tetapi kepada mami yang sudah memasak untukku selama bertahun-tahun, aku bahkan tidak memperlihatkan kepedulianku kepadanya, dan hanya karena persoalan sepele, aku bertengkar dengannya.

Farah, segera menghabiskan nasinya, lalu ia menguatkan dirinya untuk segera pulang ke rumahnya. Saat berjalan menuju rumah, ia memikirkan kata-kata yang harus diucapkan kepada maminya. Begitu sampai di ambang pintu rumah, ia melihat maminya telah menunggu dengan wajah letih dan cemas. Ketika bertemu dengan Farah, kalimat pertama yang keluar dari mulutnya adalah “Farah akhirnya kamu pulang, cepat masuk mami sudah siapkan makan malam. Makanlah dahulu sebelum kau tidur, makanannya akan menjadi dingin jika kau tidak memakannya sekarang”.

Pada saat itu Farah tdk dapat menahan tangisnya dan ia menangis dihadapan ibunya.

Sekali waktu, kita mungkin akan sangat berterima kasih kepada orang lain di sekitar kita untuk suatu pertolongan kecil yang diberikan kepada kita.
Tetapi kepada orang tua kita, sering kali kita melupakannya. Berterimakasihlah kepada mereka seumur hidup kita.